Halaman


Minggu, 27 Januari 2019

Pembuatan & Pemasangan Plakat


       Program kerja ini dilakukan sejak minggu pertama hingga minggu terakhir pelaksanaan KKN. Tujuan diadakannya program ini adalah untuk mempermudah dalam proses pencarian suatu tempat dan arah. Hal ini didasari pada saat kelompok kami melakukan kunjungan pertama kali di desa Pangpajung. Kelompok kami kesulitan dalam mencari rumah Kepala Desa, Kepala Dusun yang ada di desa Pangpajung.

     
       Plakat yang kami buat berjumlah sekitar 20 buah, terdiri dari plakat untuk perangkat desa, petunjuk arah, dan himbauan. Dalam proses pengerjaan, ada beberapa kendala yang kami hadapi salah satunya adalah cuaca. Proses pengecatan setiap plakat akan terhenti jika hujan turun hal itu menyebabkan lamanya proses pengerjaan dan pemasangan plakat.


      Dengan adanya plakat ini kami berharap bisa membantu jika ada pendatang atau tamu yang ingin berkunjung ke desa Pangpajung tidak mengalami kesulitan dalam pencarian lokasi yang dituju. Dan terlebih untuk masyarakat desa Pangpajung agar lebih menjaga lingkungannya dengan adanya plakat yang berisi himbauan dan larangan.

Pembuatan Pupuk Bokashi


          Pembuatan pupuk merupakan salah satu program kegiatan yang terdiri dari dua rangkaian acara yakni pembuatan arang sekam dan pembuatan pupuk bokashi. Kegiatan pembuatan arang sekam dan pembuatan pupuk bokashi dilaksanakan pada waktu yang berbeda. Program kegiatan pembuatan arang sekam dilaksanakan pada 9 Januari 2019, sedangkan program kegiatan pembuatan pupuk bokashi dilaksanakan pada 19 Januari 2019. Kegiatan pembuatan pupuk dilaksanakan dengan sosialisasi terkait cara pembuatan, setelah itu melaksanakan praktek pembuatan secara langsung.
Arang sekam merupakan limbah pertanian yang memiliki sifat porous, ringan, tidak kotor, dan dapat menahan air. Arang sekam dapat digunakan sebagai media tanam sistem hidroponik, media persemaian, dan pupuk bokashi. Arang sekam dibuat dari pembakaran tidak sempurna sekam padi. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan pada pembuatan arang sekam adalah satu set alat pembakaran sekam padi, sekam padi, dan korek api. Sedangkan cara pembuatan arang sekam adalah sebagai berikut:
1. Membuat api unggun seukuran silinder alat pembakar sekam padi dari kayu bakar. Kemudian menyalakan api, lalu tutupi api tersebut dengan silinder yang telah diberi cerobong asap (alat pembakaran sekam).
2. Menimbun ruang pembakaran silinder yang di dalamnya sudah ada nyala api dengan beberapa karung sekam padi. Penimbunan dilakukan secara menggunung ke atas setinggi kurang lebih 1 meter dengan puncak timbunan cerobong asap yang menyembul keluar.
3. Setelah 20-30 menit atau saat puncak timbunan sekam padi terlihat sudah menghitam, kemudian menaikkan sekam yang masih berwarna coklat di bawah ke arah puncak. Melakukan terus hal tersebut sampai semua sekam padi menghitam sempurna.
4. Setelah sekam berubah warna menjadi hitam, maka selanjutnya adalah menyirami arang sekam dengan air secara merata. Penyiraman dilakukan untuk menghentikan proses pembakaran.
5. Setelah disiram dan suhunya menurun, kemudian membongkar gunungan arang sekam dan mengeringkan arang sekam tersebut. setelah itu memasukkan arang sekam yang sudah jadi ke dalam karung dan menyimpan di tempat kering.
Pupuk bokashi merupakan salah satu pupuk organik alami. Pembuatan pupuk bokashi diperlukan alat dan bahan yaitu 50 kg arang sekam, 100 kg humus, larutan dekomposer (EM4), 50 kg dedak, 600 kg kotoran ternak yang sudah dibakar hingga kering, air, gula pasir, cangkul, termometer, terpal, dan alat penyiram air. 
Proses Pembuatan Pupuk
Cara pembuatan pupuk bokashi adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan tempat yang paling cocok untuk fermentasi, yakni tempat yang teduh tidak terkena cahaya matahari secara langsung dan tidak terkena hujan.
2. Memasukkan bahan-bahan yakni 50 kg arang sekam, 100 kg humus, 50 kg dedak, 600 kg kotoran ternak yang sudah dibakar hingga kering. Mengaduk bahan-bahan secara merata menggunakan cangkul.
3Melarutkan EM4 dengan air. Perhitungannya, apabila 1 liter EM4 maka dapat dilarutkan 200 liter air dengan gula pasir 1 kg. Setelah itu aduk hingga merata dan menungkan larutan EM4 secara perlahan dan merata hingga campuran bahan-bahan menjadi lembab.
Menutup bahan-bahan yang sudah tercampur dengan terpal. Membiarkan campuran bahan-bahan  dengan waktu 7-13 hari. Melihat aturan perkembangan perubahan bahan dan mengatur suhu pada saat proses fermentasi yakni maksimal 450C menggunakan termometer. Pengecekan suhu dilakukan dalam 5 jam sekali. Apabila terlalu panas maka cukup dengan mengaduk bahan tersebut agar suhunya dapat turun dan sesuai lagi. Apabila sudah mencapai 14 hari, pupuk bokashi dapat diaplikasikan langsung.

Jumat, 25 Januari 2019

Puding Tahu Buah Pelangi



a.    Deskripsi
Produk unggulan yang digunakan oleh kelompok KKN 47 UTM yang bertempat di desa Pangpajung adalah Puding Tahu Buah Pelangi. Puding merupakan hidangan penutup yang umumnya di buat dari bahan-bahan yang di rebus, di kukus atau di panggang. Bahan utama yang digunakan untuk membuat Puding Tahu Buah Pelangi adalah tahu. Tahu dipilih sebagai bahan utama karena di desa Pangpajung terdapat pabrik tahu yang pemiliknya adalah kepala desa Pangpajung itu sendiri. Oleh karena itu kelompok KKN 47 memanfaatkan potensi tahu di desa tersebut untuk diolah menjadi sebuah terobosan baru dengan mengolah tahu menjadi Puding Tahu Buah Pelangi.
            Puding Tahu Buah Pelangi ini berbahan dasar tahu dan ditambah dengan buah-buahan untuk mencipatakan warna dan cita rasa yang bervariasi. Disetiap lapisannya terdapat beraneka rasa buah-buah yang membuat penikmat puding menjadi ketagihan. Buah yang digunakan untuk membuat Puding Tahu Buah Pelangi bergantung selera masing-masing pembuat.
            Sasaran dari pembuatan puding ini adalah ibu-ibu PKK karena mayoritas anggotanya merupakan ibu rumah tangga. Hal tersebut dikarenakan kelompok KKN 47 ingin mendorong kreatifitas para ibu untuk mengolah tahu menjadi Puding Tahu Buah Pelangi. Selain itu, untuk memunculkan kesadaran para ibu bahwa tahu dapat diolah menjadi makanan yang lebih sehat.

            Pemasaran dari produk ini bekerja sama dengan ibu-ibu PKK dengan tujuan kelompok KKN 47 ingin mendongkrak perekonomian desa Pangpajung melalui produk unggulan ini. Sehingga para ibu mendapatkan sedikit tambahan pemasukan dari pemasaran Puding Tahu Buah Pelangi. Selain itu, diharapkan dengan adanya Puding Tahu Buah Pelangi ini dapat berbagi hasil dengan warga yang mempunya toko di desa Pangpajung dengan cara menitipkan puding tersebut untuk dijual di toko warga desa Pangpajung.
           
b.   Manfaat
     Manfaat dari puding tahu sebagai berikut :
         1.    Melancarkan pencernaan.
         2.    Sebagai makanan untuk diet.
         3.    Mengurangi resiko kanker.
         4.    Baik untuk jantung.
         5.    Dapat mengurangi kolesterol.
         6.    Mengurangi gelaja-gelajar menopause.
         7.    Baik untuk fungsi ginjal.
         8.    Menambah kesehatan tulang.

c.    Alat dan Bahan
     Alat dan Bahan :
        1.    Blender
        2.    Panci
        3.    Mangkuk
        4.    Sendok
        5.    Saringan
        6.    Cup puding
        7.    Tahu
        8.    Susu
        9.    Agar-agar tanpa warna
          10.    Buah-buahan
          11.    Gula
          12.    Air
          13.    Garam
          14.    Santan

d.   Cara Pembuatan
     Cara Pembuatan puding :
         1.    Blender tahu hingga halus, kemudian saring dan sisihkan.

         2.    Blender buah hingga halus, kemudian saring dan sisihkan.

Adonan Setelah di Blender
        3.    Siapkan panci.
        4.    Masukkan air, agar-agar, gula, garam, dan santan. Aduk perlahan hingga larut.
        5.    Setelah semuanya larut, masukkan tahu yang sudah di blender.

        6.    Aduk adonan agar tidak menggumpal.

Proses Pengadukan Adonan

        7. Tunggu hingga mendidih.

Menunggu Adonan Sampai Mendidih
        8.   Setelah mendidih, tuang adonan ke dalam 3 mangkuk.
        9.    Campurkan 3 buah yang sudah di blender ke masing-masing mangkuk.
         10.   Tuang adonan satu-persatu ke dalam cup pudding secara bergantian. 
              Kreasi sesuai keinginan  anda.

         11.   Saat adonan sudah mengeras, maka pudding siap dihidangkan.
Pudding siap dihidangkan




Selasa, 22 Januari 2019

Kegiatan Sosial

Dalam melaksanakan kegiatan KKN, selain melaksanakan program kerja yang telah disusun, kelompok KKN 47 UTM juga melakukan kegiatan sampingan seperti ikut dalam berbagai macam kegiatan warga.
  1. Membantu Menanam Padi Milik Salah Satu Warga
  2. Membantu Abah Sakur selaku pemilik posko KKN 47
  3. Mengadakan Lomba untuk anak - anak
  4. Muslimatan (perempuan) dan Tahlil rutin (Laki - laki)
Kegiatan No.1

Kegiatan No.1

Kegiatan No.2

Kegiatan No.2

Kegiatan No.2

Kegiatan No.2

Kegiatan No.2
Kegiatan No 3

Kegiatan No.3

Tahlil Rutin Laki - Laki

Muslimatan Perempuan



Potensi Desa

1.    Potensi Peternakan
            Usaha sampingan masyarakat Desa Pangpajung terdiri dari kegiatan peternakan, kegiatan pemanfaatan pekarangan dan industri rumah tangga. Peternakan yang terdapat di Desa Pangpajung yaitu meliputi:
a.    Sapi
Potensi Peternakan Sapi
 Berternak Sapi Madura merupakan bentuk investasi harta masyarakat Desa Pangpajung dan hampir setiap rumah memiliki peliharaan hewan ternak, tetapi kebanyakan setiap peternak hanya dijadikan pedaging bukan untuk diternakkan. Oleh karena itu, fluktuasi jumlah sapi riskan terjadi karena terpengaruh oleh kebutuhan ekonomi warga apabila ada hajatan atau membutuhkan uang, sehingga warga cenderung memilih untuk menjual hewan ternaknya.

b.    Kambing
Potensi Peternakan Kambing

Ternak kambing merupakan salah satu bentuk investasi harta masyarakat Desa Pangpajung setelah sapi, dan hampir setiap rumah di Desa Pangpajung memiliki hewan ternak kambing. Berbeda dengan sapi, kambing yang diternak warga Pangpajung lebih banyak yang diperkembangbiakkan. Namun, ada juga hewan ternak kambing yang dijual untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak. Disisi lain, setiap warga mempunyai kambing lebih dari 5 ekor dengan didukung oleh luas lahan mereka, sehingga kambing dapat menjadi potensi bagi warga ketika kambing yang dipeliharanya dapat menghasilkan keuntungan.

c.    Ayam Kampung dan Ayam Pedaging
 

Potensi Peternakan Ayam
Ayam daging juga dikembangkan oleh masyarakat Pangpajung yaitu di Dusun Darih. Ternak ayam daging digunakan untuk sumber olahan  makanan masyarakat Pangpajung. Selain itu, ayam daging juga dijual ke pasar yang ada di Pangpajung untuk masyarakat sekitarnya. Ayam kampung juga menjadi hewan ternak peliharaan masyarakat Pangpajung. Hampir setiap rumah mempunyai ternak ayam kampung. Ternak ayam kampung dipilih oleh masyarakat karena ayam kampung merupakan hewan yang mudah perawatannya, bisa dijual dan dikonsumsi sendiri.

d.    Tambak
 
 
Potensi Peternakan Budi Daya Udang
Penangkaran jenis udang juga ada di Desa Pangpajung. Penangkaran udang terdapat dibeberapa titik yang digunakan sebagai lahan tambak. Pemanfaatan lahan tambak menjadi salah satu solusi untuk mengambil keuntungan dari keberadaan potensi lahan yang ada. Terlebih lagi keberadaan tambak dapat mendongkrak perekonomian desa khususnya bagi warga sekitar.

e.    Bebek
Potensi Peternakan Bebek
Ternak bebek juga terdapat di Desa Pangpajung. Ternak bebek dimanfatakan oleh masyarakatnya untuk diambil daging dan telurnya. Ternak bebek juga banyak diminati oleh masyarakat Desa Pangpajung.


2.    Wiraswasta
Masyarakat Desa Pangpajung juga memiliki beberapa pekerjaan diantaranya yaitu:

  a. Buruh Tani

Potensi Wiraswasta Buruh Tani
Buruh tani merupakan salah satu aset sumber daya manusia (SDM) di Desa Pangpajung, jadi sangat penting untuk diberdayakan. Potensi pertanian di Pangpajung sangat besar yang bisa mendorong jasa buruh tani untuk berkembang, terutama kaum perempuan. Pada waktu musim tanam, hampir setiap hari masyarakat Pangpajung khususnya perempuan menjadi buruh tanam secara bergantian, karena mayoritas yang bekerja menjadi buruh tanam pada dasarnya juga pemilik sawah sendiri.

b.    Angkutan Umum



Angkutan Umum di Desa Pangpajung
Jasa angkutan umum di Desa Pangpajung merupakan jasa transpotasi darat untuk masyarakat umum yang cukup diperlukan oleh masyarakat Pangpajung dan sekitarnya. Biasanya angkutan umum dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pergi ke pasar yakni mengangkut barang. Angkutan umum yang ada di Desa Pangpajung berupa angkutan mobil dan BETOR (becak motor).


c.    Penggilingan Padi

Potensi Wiraswasta Penggilingan Padi
Jasa penggilingan padi merupakan potensi yang mendukung hasil pertanian yang ada di Desa Pangpajung. Apabila sudah terdapat penggilingan padi, warga tidak perlu jauh-jauh untuk mengolah hasil pertaniannya. Selain itu, adanya penggilingan padi dapat membantu petani untuk mempercepat pekerjaan para petani.

3.    Pengrajin atau Industri

a.    Mebel
Potensi Mebel Kayu
Mebel merupakan salah satu penghasil kerajinan dan perabotan rumah tangga berbahan baku kayu. Jenis perabotan rumah tangga seperti lemari, kursi, ranjang, dan masih banyak lagi hasil kerajinan yang diciptakan oleh tukang. Hal ini menjadi potensi yang baik dari segi pengolahan hasil bumi dan menyediakan lapangan pekerjaan masyarakat Pangpajung bagi yang mempunyai keahlian dalam bidang kerajinan.

b.    Pabrik tahu

Potensi Industri Pabrik Tahu
Pabrik tahu merupakan industri yang ada di Desa Pangpajung dan salah satu potensi desa karena bisa mendorong perekonomian di desa. Di pabrik tahu dapat memperkerjakan penduduk setempat sebagai tenaga kerjanya. Terdapat satu pabrik tahu yang terletak di Dusun Darih yang bisa memproduksi 1-1.5 ton per harinya.

c.   Tusuk Sate


Potensi industri Tusuk Sate
Bambu merupakan salah satu tanaman yang mudah dijumpai di Desa Pangpajung. Bambu dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk dijadikan sebagai tusuk sate. Industri tusuk sate terdapat di Dusun Darih. Pemanfaatan pohon bambu dapat memberikan manfaat khususnya menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

d.    Distributor Kerupuk











Distributor Kerupuk
Salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh warga lokal dusun Darih Desa Pangpajung adalah industri makanan kerupuk. Hasil industri makanan kerupuk akan dijual kepada para pedagang di Pasar Darih dan Pasar Kedungdung. Industri kerupuk  merupakan industri rumahan yang hanya melibatkan beberapa pekerja untuk mengerjakan bagian pengepakan atau packaging.

e.    Produksi Clurit

Potensi Pengrajin Clurit
Clurit merupakan alat tradisional khas masyarakat Madura yang digunakan untuk mencari rumput, memanen hasil pertanian, dan lain-lain. Industri clurit terdapat di Dusun Baalang dan masih dalam bentuk industri skala kecil. Pemasaran clurit hanya dipasarkan di pasar dan warga lokal Pangpajung.

4.    Pedagang

a.    Pasar
Potensi Pedagang Pasar Pangpajung
Desa Pangpajung juga mempunyai pasar yaitu pasar yang terletak di Dusun Darih. Pasar Darih tidak buka setiap hari, namun hanya buka pada hari tertentu yaitu Minggu, Senin, dan Jum’at. Pasar Darih memiliki potensi sebagai pusat kegiatan jual beli yang memiliki daya tarik penduduk untuk datang. Pasar Darih memiliki peran yang penting sebagai pembuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Pangpajung untuk berwirausaha.

Demografis Desa

Kependudukan dan Ketenagakerjaan

Berdasarkan data administrasi pemerintah desa, jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi yakni 3.328 jiwa. Rincian jumlah kependudukan dan jumlah KK dapat dilihat pada tabel 1.1.

Tabel 1.1. Jumlah Kependudukan Desa Pangpajung

No
Jenis Kelamin dan Jumlah KK
Jumlah
1
Laki-laki
1.020 Jiwa
2
Perempuan
2.308 Jiwa
Total
3.328 Jiwa
Jumlah KK
498

Masyarakat Desa Pangpajung memiliki profesi sebagai buruh tani, petani, pengrajin atau industri, wiraswasta, TKI, TKW, guru, dan lain sebagainya. Masyarakat Desa Pangpajung jarang melakukan migrasi secara tetap. Masyarakat banyak yang pergi keluar kota hanya untuk mencari pekerjaan (tidak menetap) sehingga keadaan penduduk berkurang jumlahnya, akan tetapi masih berstatuskan sebagai warga Desa Pangpajung. Apabila memasuki hari raya, seluruh penduduk di Desa Pangpajung menjadi padat penduduk lagi kerena masyarakat yang merantau pulang kampung semua.

Potensi Desa
Penduduk Desa Pangpajung sebanyak 3.328 jiwa, terdiri dari 1.020 jiwa laki-laki dan 2.308 jiwa perempuan. Modal dasar sumber daya manusia dalam mendorong pergerakan perekonomian yang ada di Desa Pangpajung dapat dilihat pada tabel 1.2.

Tabel 1.2. Potensi Desa Berdasarkan Mata Pencarian

No
Uraian
Jumlah
1
Petani
467 orang
2
Pertenakan
358 orang
3
Wiraswasta
210 orang
4
PNS
11 orang
5
Pengrajin/Industri
4 orang
6
Pedagang
108 orang
8
TNI
3 orang
9
Jasa Medis
2 orang

  Sarana dan Prasarana Desa

Tabel 1.3. Fasilitas Sarana dan Prasarana
No
Fasilitas
Sarana
Jumlah
1
Keagamaan
- Masjid
- Mushollah
- Pondok Pesantren
-  4 buah
-  347 buah
-  1 buah
2
Pendidikan
-  TK
-  SDN
-  SMP
-  SMA/SMK
-  2 buah
-  2 buah
-  1 buah
-  1 buah
3
Kesehatan
- Poskesdes
- Bidan
- Posyandu
-  1 buah
-  2 buah
-  1 buah
4
Kelembagaan
- Balai desa
-  1 buah

Pembuatan & Pemasangan Plakat

       Program kerja ini dilakukan sejak minggu pertama hingga minggu terakhir pelaksanaan KKN. Tujuan diadakannya program ini adalah unt...