Halaman


Minggu, 27 Januari 2019

Pembuatan Pupuk Bokashi


          Pembuatan pupuk merupakan salah satu program kegiatan yang terdiri dari dua rangkaian acara yakni pembuatan arang sekam dan pembuatan pupuk bokashi. Kegiatan pembuatan arang sekam dan pembuatan pupuk bokashi dilaksanakan pada waktu yang berbeda. Program kegiatan pembuatan arang sekam dilaksanakan pada 9 Januari 2019, sedangkan program kegiatan pembuatan pupuk bokashi dilaksanakan pada 19 Januari 2019. Kegiatan pembuatan pupuk dilaksanakan dengan sosialisasi terkait cara pembuatan, setelah itu melaksanakan praktek pembuatan secara langsung.
Arang sekam merupakan limbah pertanian yang memiliki sifat porous, ringan, tidak kotor, dan dapat menahan air. Arang sekam dapat digunakan sebagai media tanam sistem hidroponik, media persemaian, dan pupuk bokashi. Arang sekam dibuat dari pembakaran tidak sempurna sekam padi. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan pada pembuatan arang sekam adalah satu set alat pembakaran sekam padi, sekam padi, dan korek api. Sedangkan cara pembuatan arang sekam adalah sebagai berikut:
1. Membuat api unggun seukuran silinder alat pembakar sekam padi dari kayu bakar. Kemudian menyalakan api, lalu tutupi api tersebut dengan silinder yang telah diberi cerobong asap (alat pembakaran sekam).
2. Menimbun ruang pembakaran silinder yang di dalamnya sudah ada nyala api dengan beberapa karung sekam padi. Penimbunan dilakukan secara menggunung ke atas setinggi kurang lebih 1 meter dengan puncak timbunan cerobong asap yang menyembul keluar.
3. Setelah 20-30 menit atau saat puncak timbunan sekam padi terlihat sudah menghitam, kemudian menaikkan sekam yang masih berwarna coklat di bawah ke arah puncak. Melakukan terus hal tersebut sampai semua sekam padi menghitam sempurna.
4. Setelah sekam berubah warna menjadi hitam, maka selanjutnya adalah menyirami arang sekam dengan air secara merata. Penyiraman dilakukan untuk menghentikan proses pembakaran.
5. Setelah disiram dan suhunya menurun, kemudian membongkar gunungan arang sekam dan mengeringkan arang sekam tersebut. setelah itu memasukkan arang sekam yang sudah jadi ke dalam karung dan menyimpan di tempat kering.
Pupuk bokashi merupakan salah satu pupuk organik alami. Pembuatan pupuk bokashi diperlukan alat dan bahan yaitu 50 kg arang sekam, 100 kg humus, larutan dekomposer (EM4), 50 kg dedak, 600 kg kotoran ternak yang sudah dibakar hingga kering, air, gula pasir, cangkul, termometer, terpal, dan alat penyiram air. 
Proses Pembuatan Pupuk
Cara pembuatan pupuk bokashi adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan tempat yang paling cocok untuk fermentasi, yakni tempat yang teduh tidak terkena cahaya matahari secara langsung dan tidak terkena hujan.
2. Memasukkan bahan-bahan yakni 50 kg arang sekam, 100 kg humus, 50 kg dedak, 600 kg kotoran ternak yang sudah dibakar hingga kering. Mengaduk bahan-bahan secara merata menggunakan cangkul.
3Melarutkan EM4 dengan air. Perhitungannya, apabila 1 liter EM4 maka dapat dilarutkan 200 liter air dengan gula pasir 1 kg. Setelah itu aduk hingga merata dan menungkan larutan EM4 secara perlahan dan merata hingga campuran bahan-bahan menjadi lembab.
Menutup bahan-bahan yang sudah tercampur dengan terpal. Membiarkan campuran bahan-bahan  dengan waktu 7-13 hari. Melihat aturan perkembangan perubahan bahan dan mengatur suhu pada saat proses fermentasi yakni maksimal 450C menggunakan termometer. Pengecekan suhu dilakukan dalam 5 jam sekali. Apabila terlalu panas maka cukup dengan mengaduk bahan tersebut agar suhunya dapat turun dan sesuai lagi. Apabila sudah mencapai 14 hari, pupuk bokashi dapat diaplikasikan langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inisiasi Budidaya Ikan Lele

Inisiasi Budidaya Ikan Lele  Produk Unggulan  A. Latar Belakang   Desa Pangpajung merupakan salah satu desa yang terletak di Keca...