Halaman


Minggu, 28 Juli 2019

Inisiasi Budidaya Ikan Lele

Inisiasi Budidaya Ikan Lele 
Produk Unggulan 

A. Latar Belakang 

 Desa Pangpajung merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan. Desa Pangpajung ini terdiri dari 4 dusun, yaitu Dusun Baalang, Dusun Derrih, Dusun Gumung dan Dusun Geppeng. Desa ini memiliki cuaca yang panas, dikarenakan dekat dengan pesisir laut. Panasnya terik matahari sangat dirasakan oleh masyarakat desa  terutama ketika memasuki musim kemarau. Namun, Masyarakat Desa Pangpajung ini tidak resah meski kekeringan melanda desa ini. Hal ini dikarenakan Desa Pangpajung memiliki  intensitas air yang melimpah. Tidak heran jika di desa ini banyak ditemui sumber air, diantaranya sungai, sumur, Sumber Air Satrean , Sumber Air Belerang dan lain sebagainya. Sumber air ini dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari. Selain itu, Desa Pangpajung juga memiliki lahan yang terbentang luas. bentangan lahan ini digunakan untuk pemukiman penduduk , hamparan sawah dan ladang. Namun, masih terdapat banyak lahan  yang belum dimaksimalkan oleh masyarakat desa yang mana lahan ini hanya ditumbuhi oleh semak belukar saja. 
  Mengingat potensi desa yang melimpah ruah akan intensitas air, ketersediaan lahan, dan banyak pohon bambu yang dapat kita jumpai di sepanjang jalan Desa Pangpajung. Maka dari itu, kami menciptakan  sebuah inovasi baru  yaitu dengan memberikan edukasi “Inisiasi Budidaya Lele”. Budidaya Ikan Lele merupakan sebuah usaha makro yang digagas oleh mahasiswa KKN 49 Universitas Trunojoyo Madura bersama Kepala Desa Pangpajung dalam memberikan edukasi kepada  masyarakat terutama para pemuda agar lebih terampil dalam mengelola potensi desa tanpa harus mengais rezeki diluar negeri. Diharapkan nantinya budidaya ikan lele ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang memiliki payung hukum yang sah, serta dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Pangpajung.

B. Data Lengkap Produk Unggulan 
1. Nama Produk  "Le – Sepang ( Lele Segar Pangpajung)"
2 .Jenis Produk "Inisiasi Budidaya Lele"
3. Tagline "Lele, Makanan Sehat dan Berprotein Tinggi"
4. Alamat Usaha "Desa Pangpajung,
5. Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan."
6. Nomor Telepon "0852-3120-7597 (Moch. Sholeh  - Kordinator Desa KKN 49 UTM)"
7. Penggagas   "Kuliah Kerja Nyata ( KKN) 49 Universitas Trunojoyo Madura"
8. Implementasi  "03 Juli 2019"
9. Desain Produk        : 

C. Visi dan Misi Produk Unggulan
Visi 
“ Membudidayakan ikan lele dengan kualitas baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pangpajung melalui konsumsi ikan lele yang bergizi dan penyediaan lapangan pekerjaan”. 

Misi 
Menciptakan ikan lele dengan kualitas terbaik. 
Memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Pangpajung dalam pembudidayaan ikan lele.
Memenuhi permintaan pasar akan ikan lele.
Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa pangpajung sehingga mengurangi jumlah tenaga kerja yang bekerja di luar negeri.
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Pangpajung.

D. Tujuan Produk Unggulan 
Tujuan diciptakannya produk unggulan dari KKN 49 Universitas Trunojoyo Madura , sebagai berikut : 
Menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Desa Pangpajung.
Mengembangkan produk unggulan ini menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Pangpajun

E. Deskripsi dan Kandungan Ikan Lele 

Ikan Lele  merupakan jenis ikan tawar yang mudah ditemui. Ikan lele merupakan jenis ikan yang mudah hidup dan bertahan di segala cuaca. Bahkan ikan lele mampu hidup di air yang kotor dan berlumpur. Ikan Lele memiliki kandungan gizi sebanding dengan daging ikan "lainnya. Ikan lele termasuk salah satu jeis ikan yang memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan lebih baik dibandingkan daging hewan.




  Ikan lele ketika dimasak, lele memberikan 0,333 gram omega-3 asam lemak, berasal dari EPA (0,1g), DHA (0,137 g), dan ALA (0,096 g). Berdasarkan kajian ilmiah, ikan lele memiliki kandungan protein yang tinggi didalamnya yaitu sekitar 17%, asam lemak dan esensial. Sehingga dapat mengkonsumsi ikan lele juga dibatasi maksimal 1 hari 2 ekor. Hal ini dikarenakan lele mengandung kolestrol yang tinggi.
  Keunggulan ikan lele dibandingkan produk hewani lainnya adalah kaya akan leusin dan lisin. Leusin ((C6H13NO2) merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen. Leusin juga bermanfaat untuk perombakan dan pembentukan protein otot.
 Lisin merupakan salah satu dari 9 asam amino esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot. Lisin termasuk aam amino yang sangat penting dan dibutuhkan dalam pertumbuhan anak. Hal ini dikarenakan asam amino sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang anak, membantu penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh, dan memelihara masa tubuh anak agar tidak berlemak. Lisin juga dibutuhkan untuk menghasilkan antibody, hormone, enzim, dan pembentukan kolagen dan perbaikan jaringan serta melindungi anak dari cold sore dan virus herpes.
  Lele memiliki sumber asam lemak omega 3, yaitu asam lemak dengan ikatan rangkap pada posisi karbon nomor 3 dari gugus metil atau karbon omega. Asam lemak ini merupakan precursor dari thrombaxiane A3 dan prostaglandin I3, zat yang sangat efektif untuk ganti agresi keping-keping darah. Pencegahan agresi keeping-keping darah dapat mengurangi risiko menderita penyakit jantung.

F. Analisis SWOT


G. Analisis 4P ( Price, Place , Promotion, dan Production)

1. Price 
Le – Sepang (Lele Segar Pangpajung) merupakan hasil produk dari budidaya ikan lele segar Desa Pangpajung yang dapat dijadikan sebagai pilihan konsumsi makanan bergizi dan menyehatkan. Hasil Panen dari budidaya dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan dari 4500 bibit lele menghasilkan 315 kg. Dalam 1 kg berjumlah 12 ekor lele dengan panjang + 15 cm. Harga Jual dari kelompok budidaya lele ke pedagang pasar sebesar Rp 21.000/kg.

2. Place 
Lokasi Budidaya Ikan Lele adalah Dusun Baalang, Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan. Beberapa pertimbangan pemilihan lokasi budidaya, yaitu sebagai berikut :
Adanya lahan kosong yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat desa.
Dekat dengan sumber air (sungai) dan pohon bambu yang digunakan sebagai bahan pembuatan kolam lele.
Dekat dengan tempat tinggal Kepala Desa Pangpajung sehingga memudahkan dalam pemantauan.

3. Promotion
Strategi pemasaran yang dilakukan , yaitu sebagai berikut :
- Direct Selling 
Yaitu melakukan penjualan secara langsung (face to face) dari tempat budidaya ikan lele. Selain itu, dapat memasarkan ikan lele langsung ke pasar-pasar yang ada di sekitar Desa Pangpajung.
-Pamflet / Brosur 
Yaitu dengan menyebarkan brosur dengan desain produk yang menarik. Lalu, disebarkan lingkungan pemukiman penduduk , rumah makan dan pasar.
-Online marketing 
Yaitu melakukan pemasaran secara online baik itu melalui website, blog desa , dan youtube Desa Pangpajung yang dirilis oleh Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura. Online marketing ini berisi pengetahuan tentang kandungan ikan lele, proses pembudidayaan ikan lele sehingga konsumen dapat memantau secara langsung hasil panen lele dengan kualitas yang baik dan harga yang ditawarkan ke masyarakat.

4. Production 
Proses Budidaya Ikan Lele  terdapat dua segmen yaitu usaha pembenihan dan pembesaran ikan lele. Cara pemeliharaan dan perlakuan budidaya pembenihan berbeda dengan budidaya pembesaran ikan lele.
Pembenihan Lele
Dalam segmen ini terdapat beberapa tahapan untuk bisa mengawinkan (memijahkan) ikan ini, yaitu : 
-Memilih calon indukan
-Mempersiapkan media bertelur ikan
-Proses pemijahan ikan 
-Pemeliharaan larva (ikan yang baru menetas)

5. Pembesaran Lele
Pembuatan kolam dari terpal dan bambu dengan ketinggian 100 cm
Pemberian Paranit sebagai peneduh kolam.
Pengendapan air kolam sekitar 3 hari
Memasukkan bibit lele ke dalam kolam yang sudah terisi air.
Pemberian pakan bibit lele, dilakukan 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore.

Terdapat 3 pakan yang digunakan dalam pembesaran ikan lele, yaitu :
1. 781-1 adalah pakan yang digunakan ketika bibit memiliki ukuran 4 dan 5
2. 781-2 adalah pakan yang digunakan ketka bibit memiliki ukuran 6-9
3. 781-3 adalah pakan yang digunakan ketika bibit memiliki ukuran lebih dari 9

H. Analisis Keuangan
-Variable Cost

Harga Pokok Produk (315 Kg Lele) = Rp 5.334.000,-
Harga Pokok Produk/kg = Rp 16.933,-

-Fixed Cost

-Production Cost
Total Production Cost = Variable Cost + Fixed Cost
= Rp  5.334.000,- + Rp 597.000,-
= Rp 5.931.000,-

Hasil Panen Lele
Dari proses pembesaran bibit lele  sebanyak 4500 bibit dalam kurun waktu 3 bulan menghasilkan 315 kg. Harga Jual Rp 21.000/kg.

Pendapatan
Pendapatan = Harga Jual (kg) x Kuantitas
= Rp 21.000,/kg- x 315 kg
= Rp 6.615.000,-

Break Event Point (BEP)
BEP = Revenue  – Total Production Cost
BEP = Rp 6.615.000 - Rp 5.931.000
BEP = Rp 684.000
Total Cost < Revenue, sehingga budidaya ikan lele akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 684.000,-

-Laporan Keuangan
1. Income Statement

2. Balance Sheet

3. Equity Statement

I. Proses pembangunan Kolam Lele




J. Pemasangan Plakat Kolam Lele



K. Kolam Lele Desa Pangpajung


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inisiasi Budidaya Ikan Lele

Inisiasi Budidaya Ikan Lele  Produk Unggulan  A. Latar Belakang   Desa Pangpajung merupakan salah satu desa yang terletak di Keca...